Memahami Bacaan Shalat (10): Doa Sujud Sahwi dan Sujud Tilawah

Sujud Sahwi adalah sujud yang dilakukan ketika kita melakukan kesalahan dalam shalat dikarenakan lupa baik karena mengurangi atau menambah rukun shalat. Adapun sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan ketika membaca ayat-ayat sujud tilawah.

Sebagian ulama ada yang menyamakan bacaan sujud sahwi dan sujud tilawah dengan bacaan sujud biasa. Sebagiannya lagi membedakan bacaan untuk tiap sujud. Bagi yang membedakan doa untuk sujud-sujud tersebut, doanya adalah:

Doa Sujud Sahwi

Diantara doa yang tersebar di masyarakat saat sujud sahwi adalah:

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

 Maha Suci Dzat yang tidak mungkin tidur dan lupa

Akan tetapi doa ini tidak ada dalilnya. Ibnu Hajar Al Asqalani berkata:

سَمِعْتُ بَعْضَ الْأَئِمَّةِ يَحْكِيْ أَنَّهُ يَسْتَحِبُّ أَنْ يَقُولَ فِيهِمَا : سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو – أَيْ فِي سَجْدَتَيْ السَّهْوِ – قُلْتُ : لَمْ أَجِدْ لَهُ أَصْلًا

Perkataan beliau, “Aku telah mendengar sebagian ulama yang menceritakan tentang dianjurkannya bacaan: “Subhaana man laa yanaamu wa laa yas-huw” ketika sujud sahwi (pada kedua sujudnya), maka aku katakan, “Aku tidak mendapatkan asalnya sama sekali.” (At Talkhis Al Habiir, 2/6)

Karena itu, bacaan sujud sahwi sebaiknya sama dengan yang dibaca pada sujud biasa.

Doa Sujud Tilawah

سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang Membentuknya, yang Membentuk pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah Sebaik-baik Pencipta (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan An Nasa-i)[1]

 

[1] Lihat doa sujud tilawah dari kitab hisnul muslim

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *